Saturday, June 10, 2017
Ada Rencana Menikah, Sulit Cari Kerja?
Proses Rekrutmen Terlalu Cepat, Apakah Mencurigakan?
https://lh3.googleusercontent.com/QGGSA0sTzHlTXl_evwJXQQ-G4byA3z3Lgvb5SC3PowqODy7KilGf6rRo-5dZMVrFnGYW=h900
Proses Rekrutmen di PT Novell Pharmaceutical Laboratories
Proses Rekrutmen di PT Mersifarma TM
Proses Rekrutmen di PBF
Proses Rekrutmen di PT Mahakam Beta Farma
Proses Rekrutmen di PT Kimia Farma
Proses Rekrutmen di PT Medifarma Laboratories
Thursday, December 31, 2015
Mengenal Lebih Dekat Bapak Penemu Vitamin C
Vitamin C pertama kali dimurnikan pada tahun 1928 oleh ahli biokimia Hungaria Albert Szent-Gyorgyi yang bekerja di Canbridge, Inggris. Siapakah Albert Szent-Gyorgyi?
Lahir di Budapest pada 16 September 1893. Ia merupakan putra dari Nikolaus von Szent-Gyorgyi, profesor anatomi di University of Budapest. Ia melanjutkan pendidikannya di Semmelweis University pada tahun 1911. Ia memulai penelitian di laboratorium anatomi milik pamannya, Michael pada tahun 1917. Kemudian bekerja berturut-turut bersama farmakolog G. Mansheld di Pozsony, dengan Armin von Tschemak di Praha, di mana ia belajar ektrofisiologi, dan dengan L. Michaelis di Berlin. Kemudian ia pergi ke Hamburg selama dua tahun.
Pada tahun 1920 ia menjadi asisten di University Institute of Pharmocology di Leiden. Tahun 1922 hingga 1926 ia bekerja dengan Hamburger HJ di Instritut Fisiologi, Groningen, Belanda. Pada tahun 1927 ia pindah ke Cambridge sebagai Fellow Rickefeller, bekerja di bawah FG Hopkisns, dan menghabiskan satu tahun di Yayasan Mayo, Rochester, Minnesota, sebelum kembali lagi ke Cambridge. pada tahun 1930 ia menjadi Kimia-kedokteran di University of Szeged dan tahun 1935 ia juga menjabat sebagai ketua dalam Kimia Organik. Pada akhir perang dunia kedua, ia menjabat sebagai Ketua Medis di Budapest sebelum pergi ke Hamburg selama dua tahun.
Penelitian awal Szent-Gyorgyi di Gronigen menyangkut reaksi kimia respirasi sel. Ia menggambarkan saling ketergantungan antara oksigen dan aktivasi hidrogen dan membuat observasi pertamanya pada co-dehydrases serta polyphenol oxidase systems dari tumbuhan. ia juga menunjukkan adanya zat pereduksi dalam jaringan tanaman dan hewan. Ia kemudian kembali ke Cambridge pada tahun 1929 dan menggambarkan aktivitas farmakologi dari nukelotida dengandrury.
Setelah kembali ke Hungaria, ia mencatat aktivitas anti-ascorbutic asam askorbat dan menemukan bahwa Paprika (Capsicum annuum) adalah sumber yang kaya vitamin C. Pada tahun 1938 ia mulai bekerja pada penelitian otot dan menemukan protein aktin dan kompleksitasnya. Ia juga mengembangkan penggunaan otot psoas kelinci sebagai bahan percobaan, mempublikasikan teori tentang masalah energetik dan menyelidiki regulasi pertumbuhan dan potensi membran sel. Ia juga meneliti fungsi hormon dan kelenjar timus.
Szent-Gyorgyi aktif di beberapa perkumpulan saintis seperti the Academy of Sciences, Budapest dan the National Academy, Budapest. Ia pernah mengunjungi profesor Harvard University pada 1936 dan Fanchi Professor di University of Liege tahun 1938. Ia menerima Cameron Prize (Edinburgh) pada tahun 1946 dan the Lasker Award pada tahun 1954. Banyak tulisan yang dipublikasinya meliputi okksidasi, fermentasi, vitamin, kesehatan, dan penyakit (1939), kontraksi otot (1947), Kehidupan alami (1947), kontraksi otot tubuh dan di hati (1953), serta bioenergetika (1957).
Szent-Gyorgyi meninggal pada 22 Oktober 1986 pada usia 93 tahun.
Bapak yang satu ini sudah sepantasnya kita contoh. Belajar terus dan terus dan terus walaupun sudah mendapatkan berbagai penghargaan.
Penomoran Halaman Skripsi di Microsoft Word
Tuesday, December 29, 2015
Peraturan-Peraturan Penting dari BPOM untuk Calon Pengusaha Kosmetik!
Indonesia adalah negara hukum. Segala hal diatur dalam berbagai jenis peraturan. Demikian pula perusahaan kosmetik. Pemerintah, melalui BPOM, telah mengeluarkan peraturan-peraturan yang wajib ditaati oleh para pelaku usaha kosmetik dalam negeri. Peraturan-peraturan ini, bila dilanggar, tentu akan dikenai sanksi.
Apakah hanya di Indonesia saja yang peraturannya banyak? Tentu tidak. Peraturan-peraturan yang dibuat tentu menyesuaikan dengan peraturan-peraturan yang berlaku di luar negeri. Misalnya peraturan yang dikeluarkan oleh FDA (Food Drug Admministration) atau WHO (World Health Organization).
Oke, tanpa berpanjang-panjang lagi, langsung aja saya berikan link untuk downloadnya. Semuanya dalam bentuk pdf. Silakan di-download. Super mudah, nggak pakai lama kok. Download doang, 5 menit juga nggak sampai. Daripada usaha kamu di-klaim nggak sesuai sama peraturan.
Izin Produksi Golongan B
Metode Analisis Kosmetika
Pengawasan Pemasukan Kosmetika
Persyaratan Cemaran Mikroba dan Logam Berat pada Kosmetik
Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika
Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika
Pedoman Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik
Sekian info yang bisa saya share pagi ini. Semoga bermanfaat.







